TATANAMA SENYAWA KOMPLEKS

Berdasarkan muatannya ligan dapat dibagi dalam tiga golongan, yaitu ligan netral, ligan anion dan ligan kation.  Namun pada umumnya ligan yang terdapat dalam senyawa kompleks adalah ligan netral dan ligan negatif (anion).  Dalam menuliskan ligan biasanya atom donor ditulis dibagian depan kecuali beberapa ligan seperti berikut ini :

Ligan Netral

Ligan Nama Senyawa Nama Ligan
MeCN asetonitril Asetonitril
en etilenadiamina etilenadiamina
py piridina piridina
2,2-bipy 2,2-bipiridina 2,2-bipiridina
phen 1,10-fenatrolina 1,10-fenatrolina
dipic dipikolinat dipikolinat
PPh3 trifenilfosfina trifenilfosfina
AsPh3 trifenilfosfina
trifenilfosfina
PCy3
trisikloheksilfosfina trisikloheksilfosfina 


Pengecualian :

Ligan Nama Senyawa Nama Ligan
H2O air aqua
NH3 amonia amina / azana
H2S hidrogen sulfida sulfan
H2Te hidrogen telurida telan
CO karbon monooksida karbonil
CS karbon monosulfida tiokarbonil
NO nitrogen mono-oksida nitrosil
NO2 nitrogen dioksida nitril
NS nitrogen monosulfida tionitrosil


Ligan negatif adalah ion sisa asam. Ion sisa asam namanya dapat berakhiran da, it atau -at. Ion sisa asam yang namanya berakhiran dengan -da, sebagai ligan akhiran -da diganti dengan -do, kecuali beberapa ligan seperti contoh dibawah ini :

Ligan negatif

Ligan Nama Senyawa Nama Ligan
NH2-
amida
amido
NH2-
imida
imido
N(CH3)2-
dimetilamida
dimetilamida
N3-
nitrida
nitrido
N3-
azida
azido
S2-
sulfida
sulfido
O3-
ozonida
ozonido







Pengecualian

Ligan Nama Senyawa Nama Ligan
F- fluorida floro
Cl- klorida kloro
Br- bromida bromo
O2- oksida okso /oksido
O22- peroksida perokso
OH- hidroksida hidrokso
SH- hidrogensulfida merkapto / sulfanido
RO- alkoksida alkoksi
CN- sianida siano


Ion sisa asam yang namanya berakhiran dengan -it atau -at sebagai ligan pada akhiran tersebut ditambah dengan -o.

Urutan Penyebutan Ligan

Jika didalam senyawa kompleks terdapat lebih dari satu macam ligan, urutan penyebutan nama ligan adalah secara alfabetik terlepas dari jumlah dan muatan ligan yang ada. Jumlah ligan yang ada dinyatakan dengan awalan di, tri, tetra, dan seterusnya.  apabila awalan tersebut telah digunakan untuk menyebut jumlah subtituen yang ada pada ligan maka jumlah ligan yang ada dinyatakan dengan awalan bis, tris, tetrakis dan seterusnya.  Ligan yang terdiri dari dua atau lebih atom ditulis didalam tanda kurung.

Contoh Tatanama Senyawa Kompleks

Formula Nama Kompleks
[AgCl(PPh3)3] klorotris(trifenilfosfina)perak(I)
[AgCl(Pcy3)2] klorobis(trisikloheksilfosfina)perak(I)
[AgSCN(SbPh3)3] tiosianatotris(trifenilstibina)perak(I)
[AgNCS(sbPh3)3] isotiosianatotris(trifenilstibina)perak(I)
[BaI2(py)6] diiodoheksapiridinabarium(II)
[Co(NH3)3(NO2)3] triaminatrinitrokobalt(III)
[Ni(CO)4] tetrakarbonikel
[Fe(CO)5] pentakarbonilbesi
[Co(NH2)2(NH3)4]OC2H5 diamidotetraaminakobalt(III)etoksida diamidotetraaminakobalt(I) etoksida
cis-[CO(NH3)4Cl2]NO3 cis-tetraaminadiklorokobalt(III) nitrat
trans-[Co(NH3)4Cl2]NO3 trans-tetraaminadiklorokobalt(III)nitrat
fac-[Ru(H2O)4Cl3]
fac-triaquatriklororutenium(III)
mer-[Ru(H2O)4Cl3] mer-triaquatriklororutenium(III)
[(NH3)5Cr-OH-Cr(NH3)5]Cl5
mu(μ)-hidroksobis[pentaaminakromium(III)] klorida
[Me(CN)2Li(μ-I)2Li(NCMe)2] di-μ-iodobis[diasetonitrillitium(I)]
[Ru(NH3)5(ONO)Cl
pentaaminanitritorutenium(II)klorida
[Ru(NH3)5(NO2)]Cl
pentaaminanitrorutenium(II)klorida
[NH3)4Co(μ-HN2)(μ-SO2)Co(NH3)4]3+ ion μ-amido-μ-sulfonilbis [tetraaminakobalt(II)]
[Co(dipic)(μ-dipic)Co(H2O)5]* dipikolinato kobalt(II)-mu(μ)-dipikolinato kobalt(II)penta aqua *


(*) adalah senyawa kompleks binuklir kobalt(II)dipikolinat ; dipikolinat = piridin-2,6-dikarboksilat yang telah berhasil disintesis oleh penulis sendiri (mahbub alwathoni 2011).

Ligan jembatan adalah ligan yang atom donornya mengikat dua atau lebih atom pusat. Nama ligan yang membentuk jembatan antara dua atom pusat diberi awalan μ- ditambahkan pada nama ligan bila membentuk jembatan. Ligan yang membentuk jembatan dapat disebut lebih dahulu apabila senyawa kompleksnya merupakan senyawa simetris.

Singkatan Beberapa Nama Ligan

Singkatan Ligan Nama
acac asetilasetonato
bipy bipirida
chxn 1,2-diaminosikloheksana
depe 1,2-bis(dietilfosfino)etana
dmf dimetil formamida
dmso dimetil sulfoksida
dmp 2,9-dimetil-1,10-fenantrolina
dpam 1,1-bis(difenilarsino)metana
dpae 1,2-bis(difenilarsino)etana
dppm 1,1-bis(difenilfosfino)metana
dppe 1,2-bis(difenilfosfino)etana
dppp 1,3-bis(difenilfosfino)propana
dipic (dipicolinate) piridin-2,6-dikarboksilat
dppb 1,4-bis(difenilfosfino)butana
dppn 1,5-bis(difenilfosfino)pentana
dpph 1,6-bis(difenilfosfino)heksana
dppf 1,1-bis(difenilfosfino)ferosena
edta etilenadiaminatetraasetat
en etilenadiamina (1,2-diaminoetana)
H2Pe ftalosina
hmta heksametilenatetraamina
lut lutidina (2,6-dimetilpiridina)
pic picolinate (metil piridina)
phen 1,10-fenantrolina (o-fenantrolina)
pip piperidina
py piridina
terpy 2,2,6,2-terpiridina
tren tris(2-aminoetil)amina
ur urea


Sumber pustaka :
Effendy (2007) ; Taro Saito (2005) ; Huheey (1993) ; Mahbub (2011)