Obat Kimia Herbal ; Miskonsepsi Istilah kimiawi

2015-03-23 20:42

Oleh : Mahbub Alwathoni - Pengajar dan Peneliti Kimia Organologam

Ada banyak orang yang belum mengetahui tentang konsep kimia secara benar, sehingga istilah kimia menjadi sesuatu yang berbahaya atau tidak baik. Lebih repot lagi kata kimia yang memiliki arti kurang baik/berbahaya ini disampaikan oleh dokter kepada pasiennya. entah, ini karena si dokter kurang tahu, atau karena si dokter punya proyek jualan obat herbal sehingga ikut memberikan persepsi negatif tentang kimia.

 Adakah sesuatu dijagat semesta ini yang tidak mengandung kimia (?).  Semua material apa saja yang terserak dijagat raya ini adalah kimia. Segala entitas apa saja, yang memiliki massa, bisa dideteksi oleh indera adalah termasuk kajian-kajian kimia, termasuk juga jamu yang dijual pedagang jamu yang selalu saja bilang obatnya tidak mengandung bahan kimia.

Pada laman kimia herbal ini, kami akan menjelaskan mengenai miskonsepsi kimia berdasarkan terminologinya.  Dalam bidang kimia medisinal atau farmasi, obat dapat dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan sumbernya, yaitu : bahan kimia sintesis dan bahan kimia alami (herbal/natural).  Bahan kimia sentesis, adalah bahan-bahan kimia yang sengaja dibuat/disintesis dilaboratorium, bahan yang dibuat ini berdasarkan riset dapat 'mengobati' beberapa jenis penyakit. Misalkan aspirin, adalah (Asam asetilsalisilat, asetosal, aspro, rhonal). Digunakan sebagai analgesik-antipiretik dan antirematik. Pemberian aspirin dalam dosis rendah dan dalam waktu yang lama dapat digunakan untuk mencegah serangan jantung, contoh lain sebut saja adalah cis-platine CoCl2(NH2)2 yang selama ini masih digunakan sebagai obat chemoteraphy pada penderita kanker.  Obat-obat yang tersebut diatas adalah jenis obat-obatan kimia sintesis.

Sedangkan bahan kimia alami adalah semua bahan, zat atau senyawa-senyawa yang dijumpai pada produk-produk alam.  Sebagai contoh yang paling mudah adalah alkohol C2H5OH (ethanol), dalam bidang medis sering digunakan sebagai antiseptik - pembunuh kuman. Ethanol tersimpan dalam semua jenis karbohidrat (singkong, beras, kentang, gandum dan sebagainya), melalui proses fermentasi dilanjutkan dengan destilasi, akhirnya kandungan alkohol yang tersimpan dalam tanaman dapat dipisahkan dan diambil alkoholnya.  Jadi, semua bahan termasuk juga obat-obatan, baik yang dijual di apotik atau toko jamu (obat herbal) adalah bahan-bahan kimia, perbedaanya adalah sumber bahan kimia aktif (sebagai obat), dapat diperoleh melalui dua jenis ; melalui sintesis (buatan - reaksi kimia) atau ekstraksi dari bahan-bahan alam.

Berikut ini adalah bahan-bahan aktif yang memiliki khasiat sebagai obat yang berasal dari bahan kimia alam.  Klik disini